Hari Jadi Keris Yang Ke-2 Ditandai Dengan Workshop Membangun Branding Sekolah.
Memperingati
hari jadi Kokonitas Keris ( Kereatif, Edukatif, Responsif dan Inovati Sumenep)
yang ke-2 mengadakan Workshop Membangun Brunding Sekolah di Kedai KW Sumenep
tanggal 25-26 Pebruari 2025 dihadiri oleh
Dinas Pendidikan dan dan ketua organisasi lainnya termasuk ketua dari Bank BPRS
Sumenep.
Bapak
Mahelli S.Pd sebagai Ketua Keris menyampaikan terima kasih kepada semua
undangan yang hadir diantaranya dari Dinas Pendidikan Sumenep, Ketua PERGUNU,
Ketua IGI,dan Ketua PGRI Sumenep telah meluangkan waktunya telah sudi datang ke
Kedai KW ini atas udangan kami mengingat Kedai Kw ini menjadi saksi sejarah
terbentuknya Komonitas keris ini arna tempat inilah titik kumpul untuk
mencetuskan komonitas Keris pertama kali berdiri.
Bapak
Kabit pembinaan SD ( Bapak Ardiyansah) mewakili Bapak Kepala Dinas Pendidikan
Sumenep dalam sambtannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap komonitas
Keris yang masih eksis membangun ide-ide baru termasuk kegiatan yang dilakukan
komonitas keris saat ini adalah mengadakan workshop Membangun Brunding Sekolah
mudah-mudahan dengan sekolah yang mempunyai web sendiri dapat meningkatkan
pelayanan melalui media-media sosialnya sehingga sekolahnya dapat dikenal oleh
masyarakat luas
Harapan
dari Bapak Direktur BPRS Sumenep adalah dengan sekolah memiliki akses seperti
kegiatan ini nantinya sekolah dapat dikenal oleh masyarakat luas dan juga
nantinya dapat memberi pesan alarm terhadap tamu-tamu yang akan mengunjungi
sekolah tersebut telah masuk wilayah dengan radius tertentu pada sekolah
tersebut komisaris Bank BPRS sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Hadir
sebagai narasumber utama Bapak Subaidi, seorang ahli dalam pengembangan
branding sekolah yang telah berpengalaman dalam merancang identitas dan citra
lembaga pendidikan.
Acara ini dihadiri oleh para pendidik, kepala
sekolah wilayah daratan dan
kepulauan, serta berbagai pihak yang ingin memahami lebih dalam tentang
pentingnya branding dalam memajukan kualitas pendidikan di era modern. Bapak
Subaidi dalam presentasinya menekankan bahwa branding sekolah bukan hanya soal
logo atau tagline, tetapi juga tentang membangun citra positif yang
menggambarkan visi, misi, dan nilai-nilai yang diterapkan oleh setiap lembaga
pendidikan.
"Branding sekolah yang kuat akan menciptakan
identitas yang jelas, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga untuk masyarakat dan
stakeholder lainnya. Ini adalah salah satu cara untuk menarik minat orang tua
dan calon siswa untuk memilih sekolah sebagai tempat belajar yang tepat,"
ujar Bapak Subaidi.
Selain memberikan materi teori tentang pentingnya
branding, Bapak Subaidi juga membagikan berbagai studi kasus sukses dari
sekolah-sekolah yang berhasil melakukan transformasi citra melalui pendekatan
branding yang efektif. Acara ini juga diramaikan dengan diskusi interaktif, di
mana para peserta bisa berbagi pengalaman dan mendapatkan solusi atas tantangan
yang mereka hadapi dalam mengelola branding sekolah masing-masing.
Kegiatan pelayaran branding ini ditutup dengan
sesi membuat berita yang memungkinkan peserta untuk saling berbagi
ide dan memperluas jejaring kerja, serta menemukan potensi kolaborasi di masa
depan.
Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan para
pelaku pendidikan dapat lebih memahami strategi branding yang dapat diterapkan
untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sekolah di dunia pendidikan yang
semakin kompetitif. Kedai KW pun semakin dikenal sebagai ruang kreatif untuk
diskusi dan pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman.
1 komentar untuk "Hari Jadi Keris Yang Ke-2 Ditandai Dengan Workshop Membangun Branding Sekolah."
Alhamdulillah